Kenali Ciri-Ciri Nyamuk Malaria

Kenali Ciri-Ciri Nyamuk Malaria
Kenali Ciri-Ciri Nyamuk Malaria

Malaria adalah penyakit yang mengancam jiwa yang disebabkan oleh parasit melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi. Sementara, demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang terinfeksi.

Kedua penyakit ini umum ditemukan di Indonesia dan sama-sama disebabkan oleh gigitan nyamuk. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui ciri-ciri nyamuk malaria, serta bedanya dengan nyamuk DBD.

Secara singkat, ulasan di bawah ini akan membahas mengenai nyamuk penyebab penyakit malaria dan demam berdarah. Ulasan ini akan membahas lebih banyak mengenai nyamuk malaria, mulai dari spesies dan ciri-cirinya, kemudian membandingkan antara nyamuk penyebab malaria dan demam berdarah.

Spesies Nyamuk Malaria

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), malaria ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk betina dari genus Anopheles. Nyamuk Anopheles yang membawa patogen (kuman penyebab infeksi), yaitu protozoa Plasmodium sp. menggigit manusia, mengakibatkan terjadinya penyakit malaria.

Berikut ini info selengkapnya terkait nyamuk malaria:

Spesies Nyamuk Malaria Betina
Malaria ditularkan oleh spesies Anopheles yang berbeda di beberapa wilayah geografis. Hal ini karena lingkungan yang berbeda mendukung perkembangan spesies nyamuk Anopheles yang berbeda.

Nyamuk jantan tidak menggigit manusia, itulah mengapa hanya nyamuk Anopheles betina yang dapat menyebarkan penyakit malaria.

Nyamuk Anopheles betina memerlukan darah sebagai makanan untuk produksi telur, dan makanan darah ini adalah penghubung antara manusia dan inang nyamuk dalam siklus hidup parasit.

Nyamuk Anopheles betina dewasa yang menggigit umumnya berumur pendek, kira-kira lebih dari 10 hari pada daerah tropis. Namun, keterbatasan umur mereka tidak dapat menghalangi penyebaran malaria di mana saja.

Jumlah Spesies Nyamuk Anopheles
Tercatat dalam “Insect-Borne Diseases in the 21st Century – Chapter Five”, ada sekitar 3500 spesies nyamuk yang dikelompokkan ke dalam 41 genus, tetapi dari sekitar 530 spesies nyamuk Anopheles, hanya 30-40 spesies yang menularkan malaria di alam.

Sisanya, meskipun sering menggigit manusia, mereka tidak dapat mempertahankan perkembangan parasit malaria sehingga tidak menyebabkan malaria.

Penyebaran Spesies Malaria
Beberapa spesies nyamuk Anopheles, antara lain Anopheles balabencis, Anopheles gambiae, Anopheles maculatus, dan Anopheles stephensi. Secara khusus, nyamuk Anopheles memiliki perkembangan yang lebih baik dan lebih luas pada negara-negara panas, serta tidak mudah bertahan dalam cuaca dingin.

Itulah mengapa, di Indonesia malaria menjadi penyakit yang banyak terjadi di beberapa wilayah, menurut laporan CDC.

mahjong ways 2