Pencegahan Penularan HIV/AIDS yang Penting untuk Diketahui

Pencegahan Penularan HIV/AIDS yang Penting untuk Diketahui
Pencegahan Penularan HIV/AIDS yang Penting untuk Diketahui

Pencegahan HIV – Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyerang sistem imun tubuh secara agresif. Virus tersebut menjadi penyebab AIDS atau penyakit yang bernama panjang Acquired Immune Deficiency Syndrome.

Kehadiran HIV dan kemunculan AIDS ini membuat tubuh penderita semakin lemah sehingga tubuh memiliki risiko yang besar untuk diserang berbagai penyakit lainnya. Virus, bakteri jahat, infeksi, dan sejenisnya dapat dengan mudah menjangkit tubuh penderita HIV AIDS.

Sejumlah hasil medis telah dilakukan, namun tidak ada satu pun yang menghasilkan obat penawar atau penyembuhnya. Hingga saat ini, para ahli medis hanya dapat memberi perawatan untuk mengurangi aktivitas virus di dalam tubuh penderita.

Meskipun demikian, terdapat cara pencegahan HIV AIDS yang dapat dilakukan. Demi mengurangi dampak penyebaran, berbagai organisasi dan institusi tengah gencar melakukan edukasi terkait pencegahan penularan penyakit berbahaya ini.

Tindakan pencegahan HIV AIDS dapat dilakukan sejak dini. Apa saja itu? Simak cara pencegahan penularan HIV AIDS sebagai berikut ini!

Pencegahan HIV AIDS

  1. Ketahui Faktor Penularan dan Risikonya

Penting sekali untuk mengetahui faktor-faktor yang berisiko menimbulkan penyakit ini.

Beberapa faktor yang umumnya menularkan virus HIV adalah faktor biologis ibu yang positif AIDS, faktor sanitasi alat suntik, faktor pemberian ASI ibu dengan AIDS kepada bayi, faktor transfusi darah, dan faktor hubungan seks.

Selain itu, penting juga untuk mengetahui dan memahami risikonya. Hal ini berguna untuk melakukan pencegahan HIV dan menanggapi penyakit ini.

Perlu diketahui juga bahwa informasi yang diterima haruslah kredibel dan jelas, bukan kabar simpang siur maupun kabar burung belaka.

  1. Cek Medis Rutin atau TasP

Lakukanlah pengecekan medis secara rutin. Setidaknya lakukan kegiatan ini minimal tiga bulan sekali. Daripada menduga-duga dengan literasi kesehatan yang pas-pasan, mendingan kamu langsung saja ke ahlinya. Dokter akan sangat membantu dalam mengetahui kondisi tubuh terkini

Pengecekan medis rutin ini pun wajib dilakukan bagi orang-rang yang aktif berkegiatan seks, baik itu seks anal, vaginal, maupun oral. Sebabnya, risiko penularan HIV akan meningkat terhadap orang-orang yang melakukan seks secara aktif, apalagi jika orang tersebut memiliki sex partner yang berganti-ganti.

Pada kasus pencegahan HIV, TasP sering dilakukan. TasP (Treatment as Prevention) adalah konsep pemeriksaan medis atau upaya pencegahan yang dilakukan untuk mengurangi risiko kemunculan dan penyebaran HIV AIDS.

Contohnya, melakukan pemeriksaan medis.

  1. Jauhi Gaya Hidup ‘Bebas’

Salah satu cara efektif pencegahan penularan HIV AIDS adalah menggunakan dengan menjauhi gaya hidup terlalu ‘bebas’, salah satunya menghindari ‘berhubungan’ di luar nikah. Karena penularan karena faktor ini adalah salah satu yang paling umum terjadi

mahjong ways 2